Antisipasi Arus Balik Libur Tahun Baru 2026, JTT Optimalkan Layanan 401 Gardu di Empat Segmen Trans Jawa
3 Januari 2026

PRESS RELEASE
PT Jasamarga Transjawa Tol
No. 07/2026
Tanggal 3 Januari 2026
Antisipasi Arus Balik Libur Tahun Baru 2026, JTT Optimalkan Layanan 401 Gardu di Empat Segmen Trans Jawa
Cikampek (03/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus meningkatkan kesiapan layanan dalam mengantisipasi pergerakan arus balik libur Tahun Baru 2026 yang mulai meningkat sejak 1 Januari 2026 dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga 4 Januari 2026. Upaya ini difokuskan pada optimalisasi layanan 401 gardu tol yang tersebar di empat segmen utama Trans Jawa, khususnya untuk melayani pergerakan kendaraan dari wilayah timur menuju barat Trans Jawa.
Sebagai bagian dari pemantauan arus lalu lintas, puncak arus balik pertama terjadi pada Sabtu, 28 Desember 2025, dengan volume kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa mencapai sekitar 55.729 kendaraan, atau meningkat sekitar 46% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 38.130 kendaraan. Realisasi tersebut lebih tinggi dari proyeksi awal JTT, yang sebelumnya diperkirakan mencapai 52.934 kendaraan atau naik 39% dari kondisi normal seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca libur Natal dan awal Tahun Baru.
Selain puncak arus balik pada 28 Desember 2025, JTT juga memproyeksikan puncak arus balik berikutnya terjadi pada 4 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, volume kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa diperkirakan mencapai 50.171 kendaraan, atau meningkat sekitar 34% dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 38.130 kendaraan.
Sebagai langkah antisipatif, JTT mengoptimalkan kesiapan layanan transaksi di gerbang tol entrance (masuk) maupun exit (keluar) pada empat segmen utama Trans Jawa. Pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan 209 gardu tol yang tersebar di 35 gerbang tol strategis untuk mendukung kelancaran arus balik menuju wilayah Jabodetabek. Sementara itu, di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci, sebanyak 33 gardu tol yang tersebar di 7 gerbang tol disiagakan guna mengakomodasi pergerakan kendaraan dari wilayah Jawa Tengah menuju Jawa Barat.
Di wilayah Jawa Tengah, JTT mengoperasikan 37 gardu tol pada 9 gerbang tol Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C untuk menjaga kelancaran lalu lintas antarkota. Adapun di wilayah Jawa Timur, sebanyak 122 gardu tol pada 18 gerbang tol Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dioperasikan guna melayani arus balik kendaraan dari arah timur menuju barat Trans Jawa.
Selain kesiapan gerbang tol, JTT juga memastikan kesiapan petugas di lapangan, keandalan fasilitas keselamatan jalan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai dinamika kepadatan di lapangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik selama periode arus balik. “Kami mengoptimalkan kesiapan layanan, khususnya di titik-titik strategis arus balik, agar perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Petugas kami siaga penuh untuk merespons setiap dinamika lalu lintas di lapangan,” ujar Ria.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas. Pengguna jalan juga diharapkan memanfaatkan rest area secara bijak untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.
Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 14080 atau mengakses aplikasi TRAVOY.
__________
Keterangan lebih lanjut hubungi:
Ria Marlinda Paallo
VP. Corporate Secretary and Legal
PT Jasamarga Transjawa Tol
Jl. Teuku Umar, Sepanjang Jaya, Rawa Lumbu Bekasi - 17114
Email: jasamarga.transjawa@jasamarga.co.id
Instagram: @official.jmtransjawa



